Tangis Haru Kakek Amsir, 65 Tahun, Dapat Bantuan dan Pengobatan Gratis Saat Launching Operasi Pangan Murah di Polres Gowa
Gowa,sudutpandangrakyat.com- Di tengah kesibukan persiapan launching Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digagas pemerintah pusat bersama Polri untuk menekan lonjakan harga beras, suasana haru menyelimuti halaman Polres Gowa, di jalan Syamsudin Tunru, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Kamis (14/8/2025).
Amsir (65), seorang kakek renta, tampak duduk sendirian di antara deretan sepeda motor di area parkir Polres Gowa. Tubuhnya terlihat lemas, wajahnya pucat, dan sesekali ia mengusap keringat di dahinya sambil menggenggam tongkat. Pakaian lusuhnya menjadi saksi perjalanan hidup yang tak mudah.
Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, yang saat itu tengah menunggu arahan langsung dari Kapolri dalam acara launching operasi pangan murah, melihat keberadaan kakek tersebut.
Rasa penasaran dan empati membawanya menghampiri. Ia lalu jongkok di hadapan kakek Amsir, menyapanya dengan lembut, dan menanyakan apa yang sedang ia lakukan di depan Polres Gowa.
Dari percakapan singkat itu, terungkap bahwa Amsir datang dari jauh dari Makassar untuk mencari sanak keluarga saudara, sepupu, atau cucu yang sudah 40 tahun tak ia temui.
Tujuannya adalah untuk meminta bantuan keluarga yang dicarinya agar ia bisa dibantu untuk membeli obat yang menjadi kebutuhan pengobatan dari penyakit yang ia derita.
Namun, ia tak tahu pasti nama dan alamat mereka. Di balik itu, ia juga membawa beban lain, sakit komplikasi ginjal yang membuatnya tak mampu lagi bekerja, apalagi membiayai pengobatannya sendiri.
“Beliau bercerita ingin mencari keluarganya sekaligus meminta bantuan untuk biaya berobat. Kondisinya memang sudah lemah, dan kami merasa terpanggil untuk membantu,” tutur AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, Kapolres Gowa.
Tanpa pikir panjang, Kapolres memberikan bantuan sembako dan uang tunai untuk meringankan beban kakek Amsir.
Ia juga langsung mengarahkan tim medis Klinik Polres Gowa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mulai dari tes darah hingga pengecekan umum, agar Amsir segera mendapat penanganan.
Di tengah riuhnya persiapan operasi pangan murah yang menyiapkan puluhan ton beras untuk warga, momen sederhana itu membuat Kapolres Gowa memberikan wejangan kepada seluruh jajarannya yang ada di lokasi operasi pangan murah dan menjadikannya pengingat bahwa esensi pelayanan Polri bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga merangkul kemanusiaan.
“Harusnya memang kita hadir ditengah masyarakat, karena sejatinya pelayanan Polri bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga merangkul kemanusiaan“Imbuhnya.
Kakek Amsir pun tak mampu menahan air matanya saat menerima bantuan itu.
“Terima kasih, Nak… semoga Tuhan membalas kebaikanmu” ucapnya lirih.
Kakek Hamsir kemudian di bawa mobil dokkes polres Gowa untuk pengecekan kesehatan.
Sementara itu di halaman Polres Gowa, beras murah memang diluncurkan untuk rakyat, namun yang lebih berharga adalah senyum dan harapan yang kembali hadir di wajah seorang kakek tua yang sempat kehilangan arah.
Sejauh ini kata Kapolres Gowa, operasi pangan murah yang digelar di 14 titik di Polsek jajaran Polres Gowa dengan jumlah beras sebanyak 10 ton telah habis hanya dalam sehari.
“Dari laporan kasat Binmas Polres Gowa, beras sebanyak 10 ton yang baru tadi pagi di launching oleh Kapolri lansung habis diserbu warga.“Bebernya.
“Besok lanjut lagi, karena sore tadi 10 ton beras dari Bulog telah tiba di Polres Gowa dan sudah di drop ke Polsek Polsek.“Sambungnya.
Beras tersebut dijual jauh di bawah harga pasar, yakni Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per karung isi 5 kilogram.
Aldy Sulaiman berharap masyarakat Kabupaten Gowa memanfaatkan momen operasi pangan murah ini karena selain harganya murah, kualitas beras juga bagus.