PRI Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa Desak Penegakan Hukum Dugaan Korupsi Proyek Masjid Rahmatan Lil Alamin di Selayar

PRI Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa Desak Penegakan Hukum Dugaan Korupsi Proyek Masjid Rahmatan Lil Alamin di Selayar

Makas­sar | Sudutpandangrakyat.com-Publik Rese­ar­ch Insti­tu­te (PRI) memas­tik­an akan meng­ge­lar aksi unjuk rasa seba­gai ben­tuk kon­trol sosi­al dan desak­an pene­gak­an hukum atas duga­an tin­dak pida­na koru­psi pada pro­yek penye­le­sa­i­an pem­ba­ngun­an Masjid Rah­mat­an Lil Ala­min di Kabu­pa­ten Kepu­la­u­an Sela­yar. Aksi ini meru­pak­an tin­dak lan­jut atas hasil inves­ti­ga­si PRI dan lapor­an masya­ra­kat yang mene­muk­an sejum­lah indi­ka­si penyim­pang­an seri­us dalam pelak­sa­na­an pro­yek tersebut.minggu,18/1/2026

PRI mene­gask­an bah­wa masjid meru­pak­an sara­na iba­dah umat Islam yang seha­rus­nya diba­ngun dengan penuh tang­gung jawab, kua­li­tas ter­ba­ik, ser­ta men­jun­jung ting­gi nilai keju­jur­an dan ama­nah. Namun iro­nis­nya, pro­yek Masjid Rah­mat­an Lil Ala­min jus­tru didu­ga diker­jak­an tidak sesu­ai spe­si­fi­ka­si tek­nis, mutu mate­ri­al ren­dah, dan pro­gres peker­ja­an yang tidak seban­ding dengan nilai ang­gar­an, sehing­ga men­ce­de­rai nilai-nilai kesu­ci­an rumah iba­dah seka­li­gus melu­kai keper­ca­ya­an publik.

Pro­yek yang dilak­sa­nak­an oleh Dinas Peker­ja­an Umum dan Tata Ruang Kabu­pa­ten Kepu­la­u­an Sela­yar pada Tahun Ang­gar­an 2025 ter­se­but ber­lo­ka­si di Keca­mat­an Ben­teng, dengan nilai kon­trak seki­tar Rp6,98 mili­ar yang ber­sum­ber dari Dana Alo­ka­si Umum (DAU). Peker­ja­an dilak­sa­nak­an oleh PT Bhi­ma Mitra Pri­ma dengan masa kon­trak 37 hari kalen­der. Ber­da­sark­an doku­men­ta­si dan temu­an lapang­an, PRI men­du­ga kuat ada­nya keti­dak­se­su­a­i­an anta­ra nilai kon­trak dengan kua­li­tas dan pro­gres peker­ja­an, peker­ja­an yang tidak sesu­ai spe­si­fi­ka­si tek­nis, poten­si mark-up ang­gar­an, ser­ta lemah­nya penga­was­an dari pihak peng­gu­na ang­gar­an dan Peja­bat Pem­bu­at Komi­tmen (PPK).

Indi­ka­si ter­se­but didu­ga melang­gar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 ten­tang Pem­be­ran­tas­an Tin­dak Pida­na Koru­psi, khu­sus­nya Pasal 2 dan Pasal 3, ser­ta ber­ten­tang­an dengan Per­p­res Nomor 12 Tahun 2021 ten­tang Penga­da­an Barang/Jasa Peme­rin­tah dan PP Nomor 12 Tahun 2019 ten­tang Penge­lo­la­an Keu­ang­an Dae­rah yang mene­gask­an prin­sip efi­si­en­si, trans­pa­ran­si, dan akun­ta­bi­li­tas peng­gu­na­an ang­gar­an nega­ra.

Atas dasar itu, PRI akan meng­ge­lar aksi unjuk rasa pada:
Hari/Tanggal : Senin, 19 Janu­a­ri 2026
Wak­tu : Pukul 09.00 WITA – sele­sai
Titik Aksi : Kejak­sa­an Ting­gi Sula­we­si Selat­an
Esti­ma­si Mas­sa : ±100 orang

Dalam aksi ter­se­but, PRI akan menyam­pa­ik­an tun­tut­an men­de­sak apa­rat pene­gak hukum untuk sege­ra mela­kuk­an penye­li­dik­an dan penyi­dik­an seca­ra menye­lu­ruh, mela­kuk­an audit inves­ti­ga­tif oleh BPK dan/atau Ins­pek­to­rat, men­co­pot dan meme­rik­sa Kepa­la Dinas PUTR ser­ta PPK, memang­gil dan meme­rik­sa pihak pelak­sa­na pro­yek dan kon­sult­an penga­was, ser­ta menin­dak tegas selu­ruh pihak yang ter­buk­ti ter­li­bat prak­tik koru­psi, kolu­si, dan nepo­tis­me (KKN).

PRI mene­gask­an bah­wa aksi ini meru­pak­an ben­tuk kepe­du­li­an ter­ha­dap peng­gu­na­an uang nega­ra seka­li­gus pem­be­la­an ter­ha­dap mar­wah rumah iba­dah yang tidak boleh dija­dik­an ladang koru­psi. PRI meng­a­jak selu­ruh ele­men masya­ra­kat dan media untuk meng­a­wal pro­ses pene­gak­an hukum agar ber­jal­an objek­tif, pro­fe­sio­nal, dan tan­pa tebang pilih.

Redaksi Sudut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *