PRI Kawal Ketat Dugaan Korupsi RSUD Anwar Makkatutu, Kajari Bantaeng Terbitkan Sprintugas

PRI Kawal Ketat Dugaan Korupsi RSUD Anwar Makkatutu, Kajari Bantaeng Terbitkan Sprintugas

BANTAENG  | SUDANGPANDANGRAKYAT.COM-Laporan res­mi yang dila­yangk­an Public Rese­ar­ch Insti­tu­te (PRI) ke Kejak­sa­an Ting­gi (Keja­ti) Sula­we­si Selat­an pada 29 Desem­ber 2025 ter­ka­it duga­an tin­dak pida­na koru­psi di RSUD Anwar Mak­ka­tu­tu Ban­ta­eng memi­cu res­pons cepat. Kejak­sa­an Nege­ri (Keja­ri) Ban­ta­eng dila­pork­an telah mener­bitk­an Surat Per­in­tah Tugas (Sprin­tu­gas) untuk men­da­la­mi aro­ma penyim­pang­an di rumah sakit pelat merah ter­se­but.

Direk­tur Public Rese­ar­ch Insti­tu­te (PRI), Muham­mad Abduh Azi­zul Gaffar, mene­gask­an bah­wa pihak­nya akan meng­a­wal kasus ini hing­ga tun­tas tan­pa komp­ro­mi.

Ia meng­ap­re­si­a­si lang­kah awal Keja­ri Ban­ta­eng, namun mem­be­rik­an per­i­ngat­an keras agar pro­ses hukum ber­jal­an trans­par­an dan objek­tif.
“Kami tidak akan mem­bi­ark­an kasus ini meng­u­ap begi­tu saja.

Sprin­tu­gas yang dike­lu­ark­an Kaja­ri Ban­ta­eng ada­lah lang­kah awal yang patut dica­tat, namun inte­gri­tas dalam pena­nga­nan­nya ada­lah hal yang mut­lak,” tegas Muham­mad Abduh Azi­zul Gaffar dalam kete­ra­ngan­nya, Sela­sa (30/12/2025).

Abduh juga melon­tark­an ancam­an seri­us jika dite­muk­an ada­nya indi­ka­si “main mata” atau upa­ya peng­hen­ti­an kasus yang tidak ber­da­sar dalam pro­ses penye­li­dik­an di ting­kat Keja­ri Ban­ta­eng.

“Jika kami men­ci­um ada­nya keti­dak­se­ri­us­an atau upa­ya ber­ma­in-main dengan kasus ini, saya pas­tik­an PRI akan sege­ra mela­por ke Jak­sa Agung Muda Bidang Penga­was­an (Jamwas) Keja­gung RI. Sela­in itu, kami siap meng­ge­rakk­an aksi unjuk rasa besar-besar­an untuk menun­tut kea­dil­an,” tam­bah­nya.

Duga­an koru­psi di RSUD Anwar Mak­ka­tu­tu ini men­ja­di per­ha­ti­an publik di Kabu­pa­ten Ban­ta­eng meng­i­ngat dam­pak­nya yang ber­sen­tuh­an lang­sung dengan pela­yan­an kese­hat­an masya­ra­kat.

PRI meng­e­kla­im telah meng­an­to­ngi sejum­lah buk­ti awal yang meng­u­atk­an ada­nya keru­gi­an nega­ra dalam tata kelo­la ang­gar­an di rumah sakit ter­se­but.
Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, pihak Keja­ri Ban­ta­eng tengah mela­kuk­an pengum­pul­an bah­an kete­rang­an (pul­ba­ket) ber­da­sark­an per­in­tah tugas yang telah diter­bitk­an.

Publik kini menan­ti lang­kah nya­ta Kor­ps Adhyak­sa dalam meng­u­sut tun­tas duga­an prak­tik rasu­ah yang telah men­co­reng insti­tu­si kese­hat­an di Ban­ta­eng ini.

Redaksi Sudut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *