Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia Desak Kapolri untuk Mundur dari Jabatannya

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia Desak Kapolri untuk Mundur dari Jabatannya
Oplus_0

Makassar,sudutpandangrakyat.com-Pengurus Besar Him­pun­an Maha­sis­wa Mana­je­men Indo­ne­sia (PB HMMI) men­de­sak Kepa­la Kepo­li­si­an Repu­blik Indo­ne­sia (Kapo­lri) untuk sege­ra mun­dur dari jaba­tan­nya pasca insi­den tra­gis yang mereng­gut nya­wa seo­rang penge­mu­di ojek onli­ne (ojol) aki­bat dita­brak oleh mobil poli­si.

Insi­den ter­se­but memi­cu gelom­bang kema­rah­an publik, khu­sus­nya dari kalang­an maha­sis­wa. Ratus­an maha­sis­wa yang ter­ga­bung dalam HMMI turun ke jal­an untuk menyam­pa­ik­an aspi­ra­si dan tun­tut­an mere­ka. Dalam aksi ter­se­but, mas­sa meng­i­bark­an ben­de­ra orga­ni­sa­si ser­ta menyu­a­rak­an slog­an kea­dil­an bagi korb­an.

Husen sela­ku Ketua Umum PB HMMI menya­tak­an bah­wa per­is­ti­wa ini meru­pak­an ben­tuk nya­ta dari lemah­nya kon­trol inter­nal kepo­li­si­an ser­ta buruk­nya per­i­la­ku apa­rat di lapang­an.

> “Kami meni­lai tra­ge­di ini buk­an seka­dar kece­la­ka­an bia­sa, mela­ink­an buk­ti nya­ta aro­gan­si apa­rat yang seha­rus­nya men­ja­di pelin­dung masya­ra­kat. Oleh kare­na itu, kami men­de­sak Kapo­lri untuk ber­tang­gung jawab dan mun­dur dari jaba­tan­nya,” tegas­nya.

 

Sela­in menun­tut mun­dur­nya Kapo­lri, HIMMI juga men­de­sak agar kasus ini diu­sut tun­tas seca­ra trans­par­an dan apa­rat yang ter­li­bat dibe­rik­an sank­si hukum sebe­rat-ber­at­nya. Mere­ka mene­kank­an bah­wa kea­dil­an bagi korb­an dan kelu­ar­ga­nya harus dite­gakk­an tan­pa pan­dang bulu.

Aksi demon­stra­si yang dige­lar Jln Pet­ta­ra­ni kota Makas­sar ber­lang­sung dengan Damai, Maha­sis­wa ber­jan­ji akan terus meng­a­wal kasus ini hing­ga ada kepas­ti­an hukum yang adil bagi korb­an.

“Jika tun­tut­an ini tidak ditin­da­klan­ju­ti, kami tidak seg­an untuk meng­ge­lar aksi lan­jut­an dengan ska­la yang lebih besar,” ucap ketua Umum PB HMMI

Per­is­ti­wa ini menam­bah pan­jang daf­tar kasus yang men­co­reng citra kepo­li­si­an di mata publik. Desak­an agar Kapo­lri mun­dur dini­lai seba­gai lang­kah moral seka­li­gus ben­tuk per­tang­gu­ngja­wab­an atas insti­tu­si yang dipim­pin­nya Tutup Ketua Umun PB HMMI

bachtiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *